Cerita Pendek: Kisah Ayah, Anak dan Keledai

Kisah Ayah, Anak dan Keledai

Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang Pak tua bersama putranya di sebuah desa. Desa itu sudah lama kekeringan dan menjadi tandus, sehingga banyak dari penduduk desa yang pindah. Kehidupan mereka sangat miskin, hanya sebuah gubuk reot dan seekor keledai lah harta yang mereka miliki. Setiap hari mereka hanya mengandalkan keledai yang mereka miliki untuk bekerja. Sehingga suatu hari, diputuskanlah mereka akan pergi ke pekan raya di kota untuk menjual keledainya.

Seorang perempuan melihat mereka dan tertawa, “Kalian berjalan membawa keledai. mengapa kalian tak menungganginya? Kalian berdua benar-benar bodoh!” “Perempuan itu benar,” kata Pak tua kepada putranya, “Kita berdua sungguh bodoh.” Maka orang tua itu naik ke punggung keledai, dan anaknya berjalan mengikuti di belakangnya. Baca lebih lanjut

Iklan

Cerita Pendek: Kisah Ahli Permata

Kisah Ahli Permata

Suatu ketika, ada seorang anak muda mengunjungi ahli permata terkenal dan menyatakan maksudnya untuk mau belajar tentang permata dan berguru. Pada mulanya, ahli permata itu menolak, karena ia kawatir bahwa anak muda ini tidak memiliki kesabaran yang cukup untuk belajar. Namun karena anak muda itu terus memohon dan menunjukkan kesungguhannya, akhirnya ahli permata pun menyetujui permintaannya. “Datanglah kembali besok pagi, kamu akan memulai latihanmu” kata si ahli permata kepada anak muda.

Keesokan harinya, ahli permata memberikan sebuah batu berlian dan meminta agar si anak muda menggenggamnya dengan erat. Setelah itu, ahli permata meneruskan aktivitasnya dan meninggalkan anak muda itu sendirian sampai sore. Baca lebih lanjut

Film Inspiratif: The Billionaire a.k.a. Top Secret

Top Secret (The Billionaire)

Dahulu kala, jiwa pengusaha hanya dimiliki oleh orang-orang yang sudah memiliki cukup pengalaman dan berani untuk membuka usaha. Namun sekarang ini makin banyak pengusaha-pengusaha muda yang bermunculan, yang mampu mencetak 1 miliar pertamanya di usia yang boleh dibilang masih sangat muda. The Billionaire (2011), merupakan salah satu film yang terinspirasi dari kisah nyata, yang menceritakan tentang kisah Top Ittipat Kulapongvanich, yang di mana pada usianya masih 19 tahun ia berhenti dari universitas untuk memulai bisnis rumput laut goreng yang kita kenal dengan nama snack ‘Tao Kae Noi’. Ia menjadi salah satu billionaire (baht) termuda dari Thailand.

Pria kelahiran Thailand ini sesungguhnya hanyalah seorang yang biasa saja, tak ada yang spesial dari dirinya. Justru cenderung cuek dan tidak terlalu memikirkan masa depannya. Seperti kebanyakan pemuda seumurannya, Top pernah mengalami kecanduan game online saat dia berusia 16 tahun, dan hal ini membuat ia tidak pernah berkonsentrasi kepada pendidikannya, yang mengakibatkan nilainya banyak yang di bawah standard rata-rata. Suatu hari, Top ditawari oleh sesama pemain game online agar Top mau menjual senjata (item) milik Top kepadanya (Para gamers tentu paham betul akan hal ini ^.^). Pada awalnya Top menolak menjualnya, namun karena pemain game online tadi berani membayar Top dengan harga yang sangat tinggi (dalam baht), maka akhirnya Top pun menjualnya. Dari situlah Top mulai ketagihan berbisnis. Semakin lama semakin banyak keuntungan yang ia dapatkan, hingga Top bisa membeli sebuah mobil dengan harga tunai. Namun kedua orang tua Top tidak setuju dengan apa yang telah dilakukan Top itu, terlebih lagi mereka semakin marah karena mengetahui ternyata anaknya tidak diterima di Universitas Negeri. Namun dengan percaya diri, Top mengatakan bahwa ia bisa masuk ke Universitas Swasta dengan biaya sendiri. Baca lebih lanjut

Cerita Pendek: Kejadian di Sebuah Angkutan Kota

Kejadian di Sebuah Angkutan Kota

Kejadian dan penulis kisah ini tidak diketahui, namun cerita pengalaman yang awalnya tersebar melalui milis ini banyak diceritakan kembali oleh para blogger, karena mengandung suatu pesan positif yang jarang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca pada kesempatan kali ini.

Suatu hari saya naik angkutan kota dari Darmaga menuju Terminal Baranangsiang, Bogor. Pengemudi angkot itu seorang anak yang masih muda. Di dalam angkot duduk 7 penumpang, termasuk saya. Masih ada 5 kursi yang belum terisi. Di tengah jalan, angkot-angkot saling menyalip untuk berebut penumpang. Tapi ada pemandangan aneh. Di depan angkot yang kami tumpangi, ada seorang ibu dengan 3 orang anak remaja, berdiri di tepi jalan. Tiap ada angkot yang berhenti di hadapannya, dari jauh kami bisa melihat si ibu berbicara kepada sopir angkot, lalu angkot itu melaju kembali. Baca lebih lanjut

Cerita Inspiratif: Kisah Garam, Gelas dan Danau

Kisah Garam Gelas dan Danau

Suatu ketika, seorang kakek bijaksana mendatangi cucunya yang belakangan ini selalu tampak murung. “Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah ceriamu itu?” tanya si Kakek.

“Kakek, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tidak ada habis-habisnya,” jawab pemuda itu dengan lesu.
Si Kakek tersenyum. “Ambillah segelas air dan dua genggam garam, bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.” Si pemuda pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan kakeknya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta. Baca lebih lanjut

Cerita Inspiratif: Kepompong menjadi Kupu-Kupu

Kepompong menjadi Kupu-Kupu
Diceritakan pada suatu hari, ada seorang anak laki-laki yang menemukan kepompong di sebuah pohon. Diamatinya dengan seksama kepompong itu dari dekat. Ternyata ada lubang kecil di bagian tengahnya. Dan terlihat di dalamnya ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk keluar dari kepompong. Karena belum pernah melihat secara langsung proses berubahnya kepompong menjadi kupu-kupu, membuat anak laki-laki itu menjadi antusias, ia duduk menunggu dan mengamati kepompong tersebut.

Ketika ujungnya telah keluar sedikit, kupu-kupu itu nampak begitu kesulitan untuk keluar. Badannya terus menggeliat tanpa menunjukkan perubahan yang berarti. Ujung sayapnya telah terlihat, namun tidak juga bisa keluar sepenuhnya. Namun kupu-kupu itu terus berusaha. “Ah, kasihan kupu-kupu ini, munkin dia terjepit dan tidak bisa keluar”, pikir anak itu. Akhirnya ia menemukan ide dan segera berlari ke rumah untuk mengambil gunting.  Tanpa pikir panjang, kemudian ia sobek sedikit demi sedikit kepompong tersebut. Hingga akhirnya kupu-kupu tersebut dapat keluar dengan mudahnya. Baca lebih lanjut

Cerita Inspiratif: Petarung Bertangan Satu

Petarung Bertangan Satu
Kisah ini berawal dari seorang pemuda yang hidup di Hawai. Tidak seperti orang normal lainnya, ia hanya mempunyai tangan kiri, sedang tangan kanannya tidak ada sejak lahir. Dengan keadaan yang cacat seperti ini, ia sering dihina dan diolok-olok oleh teman-temannya.

Suatu hari, saat pulang sekolah si pemuda diejek dan dipermainkan oleh teman-temannya, dan mereka menghinanya karena hanya memiliki satu tangan. Secara kebetulan, kejadian itu menarik perhatian seorang pria tua yang ternyata adalah seorang guru beladiri (di Hawai banyak orang keturunan Jepang yang ahli beladiri), dan guru itu bertanya kepadanya, “Apakah kamu mau kalau saya mengajarimu ilmu beladiri supaya kamu menjadi percaya diri?” “Mau, saya sangat mau!” jawab pemuda itu dengan semangat. Baca lebih lanjut