Cerita Inspiratif: Kisah Nenek Pengantar Galon Air Mineral

Apakah anda termasuk orang yang suka mengeluh karena hidup ini keras? karena masalah hidup banyak? karena tidak bisa membeli barang yang diinginkan? Munkin ada baiknya membaca salah satu cerita nyata ini, agar terinspirasi dan bisa belajar dari seorang nenek yang setiap harinya mengantarkan galon air mineral hanya demi untuk membiayai hidupnya dan keluarga.

Cerita Nyata Kisah Nenek Pengantar Galon Air Mineral

Seorang wanita renta dengan berat badan hanya sekitar 37,5 Kg, usianya sudah 70 tahun yang tinggal di Distrik Shijingshan Beijing mungkin menjadi wanita tertua sebagai pengantar air di kota tersebut. Gao Meiyun sejak 2006 bekerja sepanjang hari mulai pukul 06.00 hingga jam 22.00. Setiap hari ia mengantar sekitar seratus galon air minum ukuran 20 kg ke berbagai apartemen dan banyak perkantoran di Beijing bagian Barat. Hal ini diberitakan oleh salah satu artikel di China Foto Press. Baca lebih lanjut

Iklan

Cerita Inspiratif: Kisah Seorang Petani Miskin

Kisah Seorang Petani Miskin

Diceritakan pada suatu hari, ada seorang petani miskin yang hidup dengan seorang puteranya. Petani itu hanya memiliki seekor kuda kurus yang setiap harinya membantu menggarap ladang mereka. Pada suatu hari, entah apa penyebabnya, tiba-tiba kuda petani lari begitu saja dari kandang menuju ke hutan. Para tetangga yang mengetahui berita itu cuman bisa berkata, “Sungguh malang nasibmu, Pak Tani..” Pak tani hanya menjawab, “Malang atau beruntung? Aku tidak tahu …”

Beberapa hari kemudian, ternyata kuda petani kembali ke kandangnya. Namun ia tidak sendiri, karena ada seekor kuda liar yang mengikutinya. Para tetangga yang melihat peristiwa itu berkata, “Wah..sungguh beruntung nasibmu Pak Tani, bukan saja kudamu sudah kembali, tapi sekarang kau mempunyai 2 ekor kuda.” Pak tani hanya menjawab, “Malang atau beruntung? Aku tidak tahu …” Baca lebih lanjut

Belajar dari Bai Fang Li – si Tukang Becak

Belajar dari Bai Fang Li si Tukang BecakApabila kita pernah mendengar atau mengetahui, ada para dermawan yang menyumbangkan sebagian penghasilannya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, munkin terdengar sudah biasa. Namun bagaimana apabila seorang dermawan yang berhati mulia ini hanyalah seorang kakek, yang selama hidupnya dalam kemiskinan, dan bekerja sebagai tukang becak di kesehariannya? Semoga kisah ini dapat membuka mata batin kita, dan menjadi cahaya inspirasi dalam hidup ini.

Ini adalah satu kisah nyata, tentang seorang bernama Bai Fang Li, yang berasal dari daerah kota Changxia, Provinsi Hebei. Beliau adalah sosok teladan yang mempunyai sifat rendah hati, dan mempunyai gaya hidup yang sederhana. Pekerjaannya adalah sebagai tukang becak,  seluruh hidupnya lebih banyak habis di atas sadel becak, mengayuh becaknya untuk mengantarkan kemana saja pelanggannya inginkan, meski ia hanya dibayar sekedarnya. Tubuhnya kecil, bahkan untuk ukuran becak atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Namun semangatnya sungguh luar biasa, sejak jam 6 pagi, ia mulai bekerja mengayuh becaknya dan berakhir setelah jam 8 malam. Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah, dan selalu tersenyum. Ia tidak pernah mematok harga, berapapun yang dibayar selalu dengan ikhlas ia terima. Tak mengherankan jika banyak pelanggannya yang membayar lebih. Munkin karena tidak tega, melihat tubuhnya yang kecil itu dengan nafas yang ngos-ngosan dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya (apalagi kalo jalanan mulai menanjak). Baca lebih lanjut

Cerita Inspiratif: Tentara yang Baik Hati

Seorang professor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia berjumpa dengan seorang yang tak munkin ia lupakan, yaitu Ralph yang diberi tugas menjemputnya di bandara. Ketika berada di bandara, Ralph sering menghilang, ada saja yang dilakukannya, ia membantu seorang wanita tua yang kopernya jatuh dan terbuka, kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas, ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Namun ia selalu kembali ke sisi sang Professor dengan senyum lebar.

Waktu di dalam mobil, sang Professor pun tidak dapat menahan rasa penasarannya.
“Darimana anda belajar melakukan semuanya ini?” tanya sang Professor.”Melakukan apa?” tanya Ralph.
“Darimana anda belajar bersikap seperti ini?” desak sang Professor.
“Oh…, saya kira peranglah yang telah mengajari saya banyak hal” jawab Ralph.

Baca lebih lanjut