Belajar Dari Soichiro Honda

Belajar Dari Soichiro Honda

Sering kali kita melihat mobil atau motor dengan merek Honda, lalu lalang di padatnya lalu lintas jalan raya. Tentunya kendaraan dengan merek satu ini sudah tidak asing lagi bagi kita, yang tinggal di Indonesia, terutama di kota-kota besar. Munkin juga sebagian dari pembaca blog ini, adalah pelanggan setia dari kendaraan dengan merek Honda. Maka dari itu, tidak ada salahnya kita sedikit mengetahui sejarah dari berdirinya Honda dengan belajar dari sang pendirinya, yaitu Soichiro Honda.

Soichiro Honda bukan berasal dari keluarga yang kaya. Kehidupan masa kecilnya banyak dilalui dengan bekerja membantu ayahnya dalam mereparasi sepeda dan alat-alat pertanian di bengkel ayahnya.  Di masa sekolahnya, Honda tidak memiliki catatan yang bagus di bidang akademik, bahkan ia tidak pernah menyandang gelar insinyur.
“Nilaiku jelek di sekolah. Tapi aku tidak bersedih, karena duniaku di sekitar mesin, motor, dan sepeda, ” tuturnya. Baca lebih lanjut

Belajar dari Steve Jobs

Belajar dari Steve Jobs

Banyak pengguna setia dari produk Apple yang merasa kehilangan, ketika akhirnya mengetahui bahwa Steve Jobs (salah satu pendiri dari Apple) telah meninggal dunia. Sosok Steve Jobs dikenal sebagai sosok visioner yang memberikan sumbangan banyak di dunia teknologi dewasa ini.

Dari pemikiran seorang yang tidak pernah lulus kuliah inilah, produk-produk Apple (seperti iPod, iPhone dan iPad) menjadi dikenal dan memiliki banyak pengguna setia. Sungguh luar biasa…
Baca lebih lanjut

Selalu ada permulaan…

Anda tidak harus menjadi hebat untuk memulai, tetapi Anda harus mulai untuk menjadi hebat

“Anda tidak harus menjadi hebat untuk memulai, tetapi Anda harus mulai untuk menjadi hebat”
Rangkaian kalimat di atas terlihat sangat sederhana, namun memiliki kekuatan yang luar biasa untuk membantu kita memulai sesuatu. Kebanyakan orang, selalu menunggu hingga semuanya terlihat sempurna, baru berani melakukan perubahan. Dan alasan yang paling sering mengikuti adalah karena adanya perasaan takut tidak berjalan seperti yang diinginkan.

Masih ingatkah apa yang telah kita lewati dulu, ketika kita masih bayi..di saat kita belum bisa berbicara? Yang kita lakukan adalah menangis untuk mendapatkan perhatian dari orang-orang sekitar. Namun tidak berhenti disitu saja, kitapun berusaha untuk menyuarakan keinginan kita, mesti terdengar tidak jelas di telinga orang dewasa. Namun sedikitpun kita tidak merasa gentar atau takut, karena fokus kita saat itu hanyalah ingin menyampaikan apa yang kita inginkan. Begitu juga saat kita memulai pertama kali berjalan..

Pengalaman kita akan kegagalan, entah itu yang kita rasakan, kita lihat ataupun kita dengar…telah ikut berperan besar membentuk pribadi kita sekarang ini. Dan apabila kita tidak mengatasi hal ini sejak sekarang, akankah kita membiarkan diri kita larut dalam ketakutan akan kegagalan sepanjang hidup kita?

Dengan latar belakang inilah, blog ini dibuat. Yaitu membantu masyarakat Indonesia, terutama anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa, dengan menyediakan artikel-artikel, pembahasan, serta tips-tips untuk mengembangkan diri (self development) dan selalu menjaga pikiran yang positif.

#YPRIndonesia