Cerita Inspiratif: Tentara yang Baik Hati

Seorang professor diundang untuk berbicara di sebuah basis militer. Di sana ia berjumpa dengan seorang yang tak munkin ia lupakan, yaitu Ralph yang diberi tugas menjemputnya di bandara. Ketika berada di bandara, Ralph sering menghilang, ada saja yang dilakukannya, ia membantu seorang wanita tua yang kopernya jatuh dan terbuka, kemudian mengangkat dua anak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas, ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Namun ia selalu kembali ke sisi sang Professor dengan senyum lebar.

Waktu di dalam mobil, sang Professor pun tidak dapat menahan rasa penasarannya.
“Darimana anda belajar melakukan semuanya ini?” tanya sang Professor.”Melakukan apa?” tanya Ralph.
“Darimana anda belajar bersikap seperti ini?” desak sang Professor.
“Oh…, saya kira peranglah yang telah mengajari saya banyak hal” jawab Ralph.

Baca lebih lanjut

Iklan

Belajar dari Steve Jobs

Belajar dari Steve Jobs

Banyak pengguna setia dari produk Apple yang merasa kehilangan, ketika akhirnya mengetahui bahwa Steve Jobs (salah satu pendiri dari Apple) telah meninggal dunia. Sosok Steve Jobs dikenal sebagai sosok visioner yang memberikan sumbangan banyak di dunia teknologi dewasa ini.

Dari pemikiran seorang yang tidak pernah lulus kuliah inilah, produk-produk Apple (seperti iPod, iPhone dan iPad) menjadi dikenal dan memiliki banyak pengguna setia. Sungguh luar biasa…
Baca lebih lanjut

Selalu ada permulaan…

Anda tidak harus menjadi hebat untuk memulai, tetapi Anda harus mulai untuk menjadi hebat

“Anda tidak harus menjadi hebat untuk memulai, tetapi Anda harus mulai untuk menjadi hebat”
Rangkaian kalimat di atas terlihat sangat sederhana, namun memiliki kekuatan yang luar biasa untuk membantu kita memulai sesuatu. Kebanyakan orang, selalu menunggu hingga semuanya terlihat sempurna, baru berani melakukan perubahan. Dan alasan yang paling sering mengikuti adalah karena adanya perasaan takut tidak berjalan seperti yang diinginkan.

Masih ingatkah apa yang telah kita lewati dulu, ketika kita masih bayi..di saat kita belum bisa berbicara? Yang kita lakukan adalah menangis untuk mendapatkan perhatian dari orang-orang sekitar. Namun tidak berhenti disitu saja, kitapun berusaha untuk menyuarakan keinginan kita, mesti terdengar tidak jelas di telinga orang dewasa. Namun sedikitpun kita tidak merasa gentar atau takut, karena fokus kita saat itu hanyalah ingin menyampaikan apa yang kita inginkan. Begitu juga saat kita memulai pertama kali berjalan..

Pengalaman kita akan kegagalan, entah itu yang kita rasakan, kita lihat ataupun kita dengar…telah ikut berperan besar membentuk pribadi kita sekarang ini. Dan apabila kita tidak mengatasi hal ini sejak sekarang, akankah kita membiarkan diri kita larut dalam ketakutan akan kegagalan sepanjang hidup kita?

Dengan latar belakang inilah, blog ini dibuat. Yaitu membantu masyarakat Indonesia, terutama anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa, dengan menyediakan artikel-artikel, pembahasan, serta tips-tips untuk mengembangkan diri (self development) dan selalu menjaga pikiran yang positif.

#YPRIndonesia